Cerpen

If Cats Disappeared From the World – Review Film

persmakinday.comIf Cats Disappeared From the World merupakan salah satu film yang sangat membekas dihati para pecinta film.
Nama Takeru Sato tentu tidak asing lagi ditelinga para penggemar film Jepang baik versi live action ataupun drama. Kemampuan aktingnya pun sudah tidak diragukan lagi. Seperti The Liar and His Lover, Bakuman, dan bahkan filmnya yang berjudul Rurouni Kenshin meraih kesuksesan di ketiga serinya.
Film If Cats Disappeared From the World rilis pada 14 Mei 2016 di Jepang. Bercerita tentang seorang pemuda yang berprofesi sebagai tukang pos. Dirinya mendapatkan vonis kanker otak dan tidak memiliki banyak waktu untuk hidup.
Ia benar-benar sedih saat mengingat betapa khawatir orangtua dan teman-temannya jika mereka tahu tentang penyakitnya. Akan tetapi, saat pulang ke rumah ia justru telah ditunggu oleh sesosok iblis. Berwujud mirip dengannya.
Iblis itu memberikan sebuah penawaran, bahwa ia bisa hidup satu hari lebih lama dengan cara menghapus satu barang dari dunia ini, dan iblis itulah yang memutuskan barang apa yang akan dihapus.
Pada awalnya ia ragu. Namun, karena merasa takut akan kematian, ia pun menyetujui tawaran dari iblis tersebut. Barang pertama yang harus dihapus adalah telepon.
Awalnya, ia merasa tidak akan ada masalah jika telepon dihilangkan. Namun, ia teringat bahwa telepon lah yang menghubungkan ia dengan mantan pacarnya. Jika telepon dihapus, maka hilanglah semua kenangan tentang pertemuan mereka.
Kedua adalah film. Ia mulai merasa ragu, karena film lah yang membuat ia bertemu dengan sahabatnya. Sahabatnya sangat mengerti soal perfilman, mereka bertemu saat ia sedang mencari rekomendasi film.
Ketiga, kucing. Disinilah ia terfokus pada keluarganya, kesalahpahaman pada ayahnya membuat mereka tak lagi bertegur sapa. Ibunya sangat menyukai kucing. Kucing mereka menghilang, kucing adalah penghubung bagi ia, ibu, dan ayahnya.
Karena kau, saya bisa tahu bahwa dunia ini penuh dengan hal-hal yang tak tergantikan.
Pada akhirnya, kita akan mengerti bahwa kesalahpahaman antara si tokoh dan ayahnya semata karena ayahnya menyayangi keluarganya dengan cara yang berbeda.
Tokoh iblis merupakan hasil halusinasi tokoh yang tak siap menerima kematian.
Alur ceritanya terbilang menarik dan sangat cocok untuk ditonton bersama keluarga. Berlatar tempat yang agak sepi dan alunan musik sedih yang mendukung film tersebut. Hanya saja, alur cerita yang agak berat karena banyak flashback. Membuat satu jam pertama film ini terasa menjenuhkan. Penonton harus berpikir keras untuk memahami cerita yang ada.
Tetapi secara keseluruhan bagus, kita juga dapat menemukan banyak nilai kehidupan dalam film ini.
Oleh: Gloria Lanina

persmakinday

Recent Posts

Mahasiswa ULM Raih Prestasi Gemilang, Angkat Isu Anti-Bullying melalui Gagasan Kreatif

Banjarmasin, 25 Maret 2026 — Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali meraih prestasi membanggakan. Muhammad…

3 minggu ago

Rakyat Kalsel Gelar Aksi Damai di DPRD, Sampaikan Lima Tuntutan Utama

Banjarmasin, 2 September 2025 — Ratusan massa aksi yang tergabung dalam aliansi rakyat Kalimantan Selatan…

8 bulan ago

Rektor Universitas Lambung Mangkurat: Mari Jaga Kedamaian dan Kesatuan di Tengah Aksi Mahasiswa

Banjarmasin, Senin 1 September 2025 – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Dr. Ahmad Alim…

8 bulan ago

Konferensi Pers Presiden Prabowo: Hormati Aspirasi, Tegas Lawan Anarkisme

Banjarmasin, 1 September 2025 – Presiden Prabowo Subianto menggelar konferensi pers di Istana Negara pada…

8 bulan ago

FORMAKIP-K ULM Resmi Gelar Musyawarah Perdana 2025

Banjarmasin, 1 September 2025 – Forum Mahasiswa KIP Kuliah Universitas Lambung Mangkurat (FORMAKIP-K ULM) resmi…

8 bulan ago

UKM FKIP Mengajar Gelar ULM Mengajar 2025 di Desa Pindahan Baru

Banjarmasin, 18 Agustus 2025 – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FKIP Mengajar Universitas Lambung Mangkurat resmi…

8 bulan ago