Berita

Hutan Gundul Jadi Penyebab Banjir Parah di Kalsel ?

Persmakinday – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan Tahun 2021 ini merupakan banjir terparah sepanjang sejarah dalam kurun waktu 100 tahun terakhir.

Menurut Paman Birin, banjir ini disebabkan berbagai macam faktor. Diantaranya adalah faktor morfologi lahan, anomali cuaca, alih fungsi lahan dan pengelolaan resapan air hujan yang belum optimal.

 

Penyebab banjir di Kalsel menurut para ahli

Akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) dari Departemen Geofisika dan Meteorologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (GFM-FMIPA). Perdinand mengungkapkan bahwa banjir di Kalimantan Selatan disebabkan oleh faktor alam dan non alam. Salah satunya yaitu curah hujan yang tinggi (merdeka.com 2/2)

Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian LHK. MR Karliansyah menyatakan bahwa penyebab utama banjir di Kalsel adalah karena anomali cuaca dengan curah hujan sangat tinggi. Selama 5 hari, dari 9-13 Januari 2021, terjadi peningkatan 8-9 kali lipat curah hujan dari biasanya.

Hutan gundul jadi penyebab banjir parah di Kalsel?

Benarkah hutan gundul juga menjadi penyebab banjir parah di Kalsel? Adakah kaitan antara hutan gundul dengan banjir yang terjadi? Ataukah penyebab banjir di Kalsel hanya dikarenakan oleh intensitas curah hujan yang tinggi?

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar meluruskan anggapan banjir Kalsel yang disebabkan penebangan hutan atau deforestasi.

Siti menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya mengurangi areal tidak berhutan di kawasan DAS Barito Kalsel untuk melakukan rehabilitasi revegetasi atau penanaman pohon khususnya pada areal lahan kritis. Siti juga menyebut kalau penyebab banjir Kalsel disebabkan anomali cuaca. (Suara.com 21/1)

Akan tetapi pernyataan dari Gubernur Kalsel, Akademisi Institut Pertanian Bogor IPB dari GFM-FMIPA, Dirjen PPKL Kementerian LHK dan Menteri LHK yang sama-sama menyatakan bahwa penyebab banjir di Kalsel adalah dikarenakan anomali cuaca tersebut berbeda dengan pernyataan dari Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel. Kisworo Dwi Cahyono yang sepakat mengakatan bahwa tambang batu bara dan perkebunan sawit yang menyebabkan banjir.

Keterkaitan antara hutan gundul dengan peristiwa banjir yang terjadi juga dinyatakan oleh Kisworo. Menurutnya banjir tak bakal terjadi jika hutan sekunder dan hutan primer yang fungsinya menyerap air tidak tergusur tambang dan perkebunan.

Kesimpulan

Kesimpulan dari artikel ini adalah Banjir di Kalsel tidak hanya disebabkan oleh anomali cuaca belaka. Akan tetapi juga disebabkan oleh hutan yang gundul akibat tambang batu bara serta perkebunan kelapa sawit.

Sebagaimana kita tau, hutan memegang peranan penting dalam hal penyerapan air hujan dan penahan erosi tanah agar tidak terjadi longsor. Seperti inilah jadinya, jika hutan yang seharusnya dapat menjadi pencegah banjir dibabat habis oleh para penambang batu bara serta pembuka lahan perkebunan kelapa sawit.

Oleh karenanya, diharapkan agar pemerintah terkait bisa melakukan langkah preventif untuk melakukan pencegahan bencana banjir serupa kembali terulang dan melakukan penanggulangan atas bencana banjir yang telah terjadi.

Dan sejak saat ini, belajarlah untuk menghargai dan mencintai alam dengan tidak merusaknya atau menggunduli hutannya.

Oleh: Sadilla

persmakinday

Recent Posts

ULM Mengajar 2026 Hadir di Desa Tamban Raya, Bawa Empat Fokus Pengabdian

Barito Kuala, 1 Agustus 2026 — UKM FKIP Mengajar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menjalankan…

2 minggu ago

Empat Kandidat Calon Rektor ULM Paparkan Gagasan

Penyampaian Visi, Misi, dan Proker empat kandidat calon Rektor

3 minggu ago

Lika-liku Menjadi PersMa: Tekanan, Perlindungan?

kerja jurnalistik dan lika-likunya

4 minggu ago

Mahasiswa Berprestasi ULM Terima Penganugerahan, Kampus Perkuat Pembinaan Talenta Menuju Ajang Nasional

Banjarmasin, 30 Juni 2026 – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menganugerahkan penghargaan kepada mahasiswa yang meraih…

1 bulan ago

Mahasiswa ULM Raih Juara 1 Best Branding Concept pada Kompetisi Bisnis Internasional di Malaysia

Mahasiswa ULM Raih Juara 1 Best Branding Concept, Malaysia

2 bulan ago

REFORMATI INDONESIA: JILID 1

Aksi Reformati Indonesia

2 bulan ago