Gumpalan Abu

Dalam bentang biru kanvas Tuhan.
Gumpalan abu bertengger, melingkar dengan anggun.
Bagai alkisah hamba yang terkubur dalam bayang.
Gumpalan abu berdansa perlahan, mengisahkan perjalanan jiwa yang tersembunyi berkecamuk dalam pikiran.

Gumpalan abu ibarat cermin yang buram, mengaburkan pandangan.
Bagai halnya hamba yang membawa beban jauh di dalam.

Kendati begitu, gumpalan abu juga membawa harap.
Dalam kelamnya, ada kesempatan untuk bersinar.
Bagai halnya hamba yang disapa tilikan hangat sang mentari.

Ketika gumpalan abu mencurahkan air mata, tetesan yang gugur membasahi lahan yang gersang.
Selalu ada pemurnian dan penyembuhan.

Gumpalan abu, perumpamaan tentang ketabahan dan harapan.
Bagaikan hamba yang mengarung badai dalam torehan kelam.

Lengkungan elok tiap warna hanya muncul seusai tangisan sang gumpalan abu, bukan?

 

Penulis: Dwi Rara Rahmiati

persmakinday

Share
Published by
persmakinday

Recent Posts

Mahasiswa Berprestasi ULM Terima Penganugerahan, Kampus Perkuat Pembinaan Talenta Menuju Ajang Nasional

Banjarmasin, 30 Juni 2026 – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menganugerahkan penghargaan kepada mahasiswa yang meraih…

2 minggu ago

Mahasiswa ULM Raih Juara 1 Best Branding Concept pada Kompetisi Bisnis Internasional di Malaysia

Mahasiswa ULM Raih Juara 1 Best Branding Concept, Malaysia

3 minggu ago

REFORMATI INDONESIA: JILID 1

Aksi Reformati Indonesia

4 minggu ago

Sukses Mengabdi di Malaysia, KKN Internasional ULM Hadirkan Program Berdampak bagi Masyarakat FELDA

Malaysia, Mei 2026 — Mahasiswa KKN Internasional Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Angkatan I sukses melaksanakan…

2 bulan ago

Dari Media Kritik ke Media Ancaman: Ketika Aib Mahasiswa Dijadikan Sarana Pemerasan

Dari media kritik yang kini menjadi media ancaman: pemerasan terhadap mahasiswa

2 bulan ago

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara: Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara dalam Rapat Terbuka Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

2 bulan ago