Kugenggam erat dalam kesendirian
Tawa ibu kini hanya gema yang menggantung dingin
Langkah demi langkah ku tapaki bersama harapan
Ku resapi sekitar penuh kegelisahan dan keraguan

Kulihat luar jendela semuanya tampak tak biasa
Wajah-wajah asing berlalu dalam suasana ramai binasa
Namun di dada tetap ku tanam keyakinan
Dengan percaya diri, ku teruskan perjalanan

Saat malam datang, sepi mulai menyergap
Kamar sempit menjelma menjadi sahabat yang tetap
Namun bara semangat tetap menyala dalam dada
Meski letih mendera, ku tak pernah merasa hampa

Di tengah rindu yang tak kunjung surut
Tugas berat dan ujian datang berturut
Namun ku tak goyah walau kadang hilang arah
Sebab ku tahu semua ini demi masa depan ku yang cerah

 

Penulis: Rida Amalia

Ilustrasi: Pollinations AI

persmakinday

Share
Published by
persmakinday

Recent Posts

Dari Media Kritik ke Media Ancaman: Ketika Aib Mahasiswa Dijadikan Sarana Pemerasan

Dari media kritik yang kini menjadi media ancaman: pemerasan terhadap mahasiswa

1 minggu ago

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara: Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara dalam Rapat Terbuka Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

1 minggu ago

Ketua BEM ULM Akui Kebenaran Isu Mabuk dalam Rapat Terbuka

Banjarmasin, 13 Mei 2026 – “Terkait pernah minum atau tidak, saya akui saya pernah,” ujar…

1 minggu ago

Penguatan Peran Homeless Media dalam Ekosistem Media Lokal di Banjarmasin

Banjarmasin, 11 Mei 2026 – Kegiatan bertema “Penguatan Peran Akun Media Sosial Homeless Media dalam…

2 minggu ago

ULM Terapkan Larangan Plastik Sekali Pakai Demi Wujudkan Green Campus

Banjarmasin, 30 April 2026 ‒ Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi mengeluarkan Surat Edaran Rektor Nomor…

3 minggu ago

Aksi Jilid II #ResetIndonesia, Mahasiswa dan Masyarakat Kawal Tuntutan hingga DPRD Kalsel

Banjarmasin, 22 April 2026 ‒ Setelah aksi pertama pada 17 April lalu gagal menyampaikan aspirasi…

1 bulan ago