Female

Akui Salah, Taufik Bersedia Datangi Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kehutanan

Calon Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (BEM KM ULM) nomor urut 1, Taufik Hidayat mengakui kesalahan yang dilakukan pihaknya pada Minggu (16/12/2018) di mana mereka mengunggah foto kampanye yang tidak sesuai dengan caption yaitu mengatasnamakan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kehutanan. Teguran dari FK dan Fahutan diakui Taufik segera mereka respon dengan menghapus postingan tersebut pada Rabu (19/12/2018).

“Kami sudah meminta permohonan maaf melalui KPUM dan Bawaslu ke FK dan Fahutan. Jamal pun sudah datang langsung ke Fahutan untuk menceritakan kejadian dan meminta permohonan maaf, tetapi pihak Fahutan masih belum puas menerimanya,” ujar Taufik ketika ditemui pada Selasa (25/12/2018).

Taufik menyatakan pihaknya keliru dalam mengunggah foto. Adanya beberapa kendala membuat paslon BEM nomor urut 1 ini mengambil langkah terakhir dengan meminta admin akun Instagram mereka untuk memposting foto yang ada.

“Ada beberapa kendala yang terjadi sehingga pada malam itu, malam terakhir konsolidasi, kami pertimbangkan dengan melihat situasi dan pada saat detik-detik terakhir juga sehingga langkah terakhir yang kami ambil adalah kami meng-upload foto itu dan kami mengakui salah,” tuturnya.

Pihak admin akun Instagram paslon BEM nomor urut 1 terbagi menjadi dua yaitu admin wilayah ULM Banjarmasin dan admin wilayah ULM Banjarbaru. Admin wilayah Banjarmasin terdiri dari Taufik sendiri, Hadiyat, Edo dan Ana, sedangkan untuk wilayah Banjarbaru dibawahi oleh Vika.

Taufik menyebutkan pihaknya sudah mengirimkan perwakilan ke FK dan Fahutan untuk membicarakan kesalahan yang mereka lakukan. Jamal, calon wakilnya pun telah didatangkan namun pihak fakultas belum puas menerima penjelasan.

“Kalau saya bersama Jamal yang diminta bertatap langsung saya bersedia dan menjelaskan semua yang telah terjadi,” terang Taufik.

Rencana pertemuan antara paslon BEM nomor urut 1 dengan FK dan Fahutan yang ditengahi langsung oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) ULM dikabarkan akan diputuskan dalam waktu dekat.

Taufik berharap pertemuan dilaksanakan di Banjarmasin mengingat Sekretariat DPM, KPUM dan Bawaslu-M berada di Banjarmasin. Apabila pertemuan dilaksanakan di Banjarbaru, Taufik akan tetap menyetujui hal itu dengan catatan mahasiswa yang hadir bisa dibatasi.

“Kalaupun tidak bisa diwujudkan di Banjarmasin kami mengikuti keputusan DPM, tidak ada paksaan dan kekangan. Kami juga tidak merasa dikecam karena mengakui kesalahan ini tidak ada unsur paksaan,” ujarnya.

 

Penulis: M. Fajri Noor

persmakinday

Recent Posts

Aksi Jilid II #ResetIndonesia, Mahasiswa dan Masyarakat Kawal Tuntutan hingga DPRD Kalsel

Banjarmasin, 22 April 2026 ‒ Setelah aksi pertama pada 17 April lalu gagal menyampaikan aspirasi…

1 minggu ago

Mahasiswa ULM Raih Prestasi Gemilang, Angkat Isu Anti-Bullying melalui Gagasan Kreatif

Banjarmasin, 25 Maret 2026 — Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali meraih prestasi membanggakan. Muhammad…

1 bulan ago

Rakyat Kalsel Gelar Aksi Damai di DPRD, Sampaikan Lima Tuntutan Utama

Banjarmasin, 2 September 2025 — Ratusan massa aksi yang tergabung dalam aliansi rakyat Kalimantan Selatan…

8 bulan ago

Rektor Universitas Lambung Mangkurat: Mari Jaga Kedamaian dan Kesatuan di Tengah Aksi Mahasiswa

Banjarmasin, Senin 1 September 2025 – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof. Dr. Ahmad Alim…

8 bulan ago

Konferensi Pers Presiden Prabowo: Hormati Aspirasi, Tegas Lawan Anarkisme

Banjarmasin, 1 September 2025 – Presiden Prabowo Subianto menggelar konferensi pers di Istana Negara pada…

8 bulan ago

FORMAKIP-K ULM Resmi Gelar Musyawarah Perdana 2025

Banjarmasin, 1 September 2025 – Forum Mahasiswa KIP Kuliah Universitas Lambung Mangkurat (FORMAKIP-K ULM) resmi…

8 bulan ago