Review

Fenomena Kopi dan Teh

Oleh: Muhammad Yahya

Fenomena anak muda zaman sekarang tak bisa lepas dari yang namanya kopi. Bahkan, tempat tongkrongan dan kumpul-kumpul kawula muda saat ini kebanyakan di cafe. tempat yang asyik untuk meminum secangkir kopi dan saling berinteraksi, baik itu hanya sekadar main game bareng atau Mabar sampai diskusi hangat ala aktivis mahasiswa pergerakan.

Dan ternyata kopi mampu menjadi daya tarik tersendiri ditengah-tengah eksistensi “kaum rebahan” dengan postingan yang tak jauh jauh dari bau Kopi.

Kopi nampaknya lebih instagramable dibandingkan dengan teh, terbukti bahwa jika kita menelusuri hasil postingan yang menggunakan hastag coffee Dan yang memakai hastag tea maka akan terlihat angka perbedaannya. #coffee di hasil penelusuran Instagram berjumlah sebesar 120 juta lebih, sedangkan #tea hanya sebesar 31,1 juta lebih postingan.

Data hastag ini di akses pada 19 Februari 2020, dan yaaa siapa yang tau trend di masa depan nanti seperti apa, bisa saja teh malah digandrungi pemuda di masa depan atau malah sebaliknya justru kopi yang semakin merajalela dalam tren kekinian anak muda, hmmm siapa yang tau ?

Fakta ini justru berbanding terbalik dengan budaya dan kebiasaan para orang tua zaman dulu, yang ketika hendak memulai hari pasti lah harus diseduhi secangkir teh panas dengan ditemani kue kue tradisional semacam wadai untuk, bingka, dan lain lain.

Ya setidaknya itulah yang menjadi rutinitas setiap paginya di rumah ku dan sebagian anggota keluarga lainnya terkhusus di daerah Martapura.

Tapi yang jelas kedua minuman panas bergula ini baik kopi maupun teh, sama-sama dapat menjadi pembuka pembicaraan santai sesama penikmat kopi dan teh. Tidak jarang bahkan hal hal serius datang ketika menyantap kopi dan teh panas.

Dan pesan saya bagi para pembaca, esensi dari budaya ngopi dan ngeteh jangan sampai hilang oleh kemajuan zaman, yakni budaya santai berbincang dan saling tatap muka mengobrol dalam rangka memenuhi kebutuhan komunikasi dari raga.

Penulis adalah mahasiswa S1 Arsitektur angkatan 2017

==========================================================

Isi tulisan sepenuhnya tanggung jawab pengirim

persmakinday

Recent Posts

Menanti Rumah Bersama: Bagaimana Mahasiswa Nasrani ULM Perjuangkan Kehadiran UKM Kerohanian

Perjuangan PMKK menjadi UKM Kerohanian Kristen ULM Selama bertahun-tahun, mahasiswa Nasrani di Universitas Lambung Mangkurat…

2 hari ago

Penghapusan Aset Gedung Rektorat ULM, Ini Penjelasan Pihak Universitas

Bukan penjualan Gedung Rektorat, melainkan proses penghapusan aset untuk mendukung pembangunan kembali.

6 hari ago

ULM Mengajar 2026 Hadir di Desa Tamban Raya, Bawa Empat Fokus Pengabdian

Barito Kuala, 1 Agustus 2026 — UKM FKIP Mengajar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menjalankan…

3 minggu ago

Empat Kandidat Calon Rektor ULM Paparkan Gagasan

Penyampaian Visi, Misi, dan Proker empat kandidat calon Rektor

1 bulan ago

Lika-liku Menjadi PersMa: Tekanan, Perlindungan?

kerja jurnalistik dan lika-likunya

1 bulan ago

Mahasiswa Berprestasi ULM Terima Penganugerahan, Kampus Perkuat Pembinaan Talenta Menuju Ajang Nasional

Banjarmasin, 30 Juni 2026 – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menganugerahkan penghargaan kepada mahasiswa yang meraih…

2 bulan ago