Opini

Memaknai Lebaran di Tengah Pandemi

Permakinday – Umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri pada 1 Syawal 1442 Hijriah tahun ini ditengah pandemi Covid 19. Banyak kebiasaan-kebiasaan serta kebijakan yang berbeda kita alami dilebaran ini. Kebersamaan dan kemeriahan tidak bisa kita rasakan kembali secara langsung.

Apalagi menjelang hari raya pemerintah melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halaman untuk mencegah lonjakan Covid 19 menambah lebaran tahun ini terasa sangat berbeda. Interaksi antar masyarakat pun lebih dibatasi, salah satunya tidak mengadakan Open house agar tidak menimbulkan kerumunan.

Perayaan lebaran tahun ini kembali terasa kurang dan berbeda, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan saat merayakan Hari raya Idul Fitri, tak terkecuali saat Shalat Ied, kegiatan 3M (Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) menjadi hal yang penting untuk tetap dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid 19 ini.

Pandemi ini juga mengakibatkan masyarakat tidak bisa merayakan hari raya dengan keluarga besar, namun ini bukanlah hal yang menyebabkan putusnya silaturahmi antar keluarga dan masyarakat.

Solusi berlebaran saat pandemi

Virtual event, salah satu solusi di masa pandemi, dengan pesatnya kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi, menjadi solusi berlebaran ditengah pandemi, banyak aplikasi-aplikasi yang dapat digunakan untuk bersilaturahmi bertatap maya dengan keluarga, sanak saudara, dan kerabat yang tempat tinggalnya jauh dari kita, misalnya melalui video call via WA, zoom metting, google meet maupun aplikasi-aplikasi lainnya yang dapat mengurangi kerinduan kita dengan keluarga dan dapat merasakan silaturahmi walaupun dengan jarak jauh.

Selain itu, walaupun tidak bisa mudik dan berkunjung langsung ke rumah keluarga, kita masih bisa mengirimkan parcel atau hampers lebaran, sehingga dapat mempererat tali silaturahmi, banyak isian parsel yang dapat dicoba misalnya makanan, minuman, kue kering, perlengkapan ibadah dan lain-lain.

Barang-barang dikemas secara unik dan kreatif menjadi salah satu trend pada saat lebaran di tengah pandemi ini. Sehingga kita semua masih bisa memaknai lebaran dengan bersuka cita karena lebaran adalah hari kemenangan untuk Umat Muslim.

Oleh : Risma Sahriati

persmakinday

Recent Posts

Sukses Mengabdi di Malaysia, KKN Internasional ULM Hadirkan Program Berdampak bagi Masyarakat FELDA

Malaysia, Mei 2026 — Mahasiswa KKN Internasional Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Angkatan I sukses melaksanakan…

7 hari ago

Dari Media Kritik ke Media Ancaman: Ketika Aib Mahasiswa Dijadikan Sarana Pemerasan

Dari media kritik yang kini menjadi media ancaman: pemerasan terhadap mahasiswa

3 minggu ago

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara: Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara dalam Rapat Terbuka Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

3 minggu ago

Ketua BEM ULM Akui Kebenaran Isu Mabuk dalam Rapat Terbuka

Banjarmasin, 13 Mei 2026 – “Terkait pernah minum atau tidak, saya akui saya pernah,” ujar…

3 minggu ago

Penguatan Peran Homeless Media dalam Ekosistem Media Lokal di Banjarmasin

Banjarmasin, 11 Mei 2026 – Kegiatan bertema “Penguatan Peran Akun Media Sosial Homeless Media dalam…

3 minggu ago

ULM Terapkan Larangan Plastik Sekali Pakai Demi Wujudkan Green Campus

Banjarmasin, 30 April 2026 ‒ Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi mengeluarkan Surat Edaran Rektor Nomor…

4 minggu ago