Categories: Uncategorized

PEMBOROSAN DI MALAM PERGANTIAN TAHUN

Tahun baru, mendengar kata tersebut maka kita akan membayangkan betapa ramai, meriah, dan serunya perayaan tahun baru. Apakah kalian ingat bagaimana tradisi perayaan tahun baru di indonesia? Banyak orang merayakan pergantian malam tahun baru ini dengan perayaan yang megah, pesta kembang api yang super, terompet-terompet, pagelaran seni seperti musik, tari, dan beberapa pagerelan seni lainnya. Anak-anak remaja berbondong –bondong merayakan tahun baru dengan teman, pacar, ataupun keluarga. Adapun yag merayakan malam pergantian tahun baru dengan hal-hal yang negatif seperti pesta minuman keras, pesta ganja, pesta seks dan lain-lain. Bahkan ada beberapa pihak tertentu yang juga mengeluarkan dana yang lumayan banyak untuk perayaan malam pergantian tahun ini. Biasanya dana yang dikeluarkan tidak kecil bahkan mencapai puluhan juta sampai ratusan juta rupiah. Coba kalian pikir? Apa manfaatnya perayaan tahun baru?. mengapa malam pergantian tahun tidak diisi dengan hal yang positif ? misalkannya saja dana yang dibutuhkan untuk kembang api adalah 6 juta. Nah, dengan uang tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan makanan kepada anak yang kurang mampu, atau disumbangkan untuk orang – orang yang mengalami musibah seperti kebakaran atau pun korban banjir. Bukan kah sekarang ini sering terjadi bencana alam ?

Setelah malam perayaan tahun baru biasanya juga terdapat banyak sampah pada beberapa kota besar yang berserakan nyaris pada setiap tempat pembuangan sementara. Bahkan tumpukan kantong plastik sampah, mudah ditemukan di setiap persimpangan jalan. Hal ini menyebabkan kota menjadi kotor, petugas pembersih mendapat tugas tambahan dari pemerintah setempat untuk membersihkannya, serta pemerintah juga harus merogoh kocek lebih untuk biaya operasional pembersihan kota. Ujung-ujungnya duit lagi.

Pada pergantian tahun ini sebaiknya hal yang paling mendasar dan harus ditanamkan dalam alam bawah sadar kita adalah adanya perubahan maknawi yang diawali dari sebuah niat tulus untuk menjadi bangsa yang lebih baik. Butuh energi positif dan sistem yang mendukung sehingga lingkungan yang terbentuk lebih kondusif. Kemudian segera angkat pena. Buat revolusi yang mendewasakan, agar dari detik, menit, jam, minggu, bulan selama satu tahun ke depan benar-benar dapat menjadi masa yang produktif untuk kita isi dengan hal-hal yang lebih bermanfaat.

“sebaik-baiknya manusia di antara kamu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain.” (hadits)
persmakinday

Recent Posts

Sukses Mengabdi di Malaysia, KKN Internasional ULM Hadirkan Program Berdampak bagi Masyarakat FELDA

Malaysia, Mei 2026 — Mahasiswa KKN Internasional Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Angkatan I sukses melaksanakan…

6 hari ago

Dari Media Kritik ke Media Ancaman: Ketika Aib Mahasiswa Dijadikan Sarana Pemerasan

Dari media kritik yang kini menjadi media ancaman: pemerasan terhadap mahasiswa

2 minggu ago

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara: Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara dalam Rapat Terbuka Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

3 minggu ago

Ketua BEM ULM Akui Kebenaran Isu Mabuk dalam Rapat Terbuka

Banjarmasin, 13 Mei 2026 – “Terkait pernah minum atau tidak, saya akui saya pernah,” ujar…

3 minggu ago

Penguatan Peran Homeless Media dalam Ekosistem Media Lokal di Banjarmasin

Banjarmasin, 11 Mei 2026 – Kegiatan bertema “Penguatan Peran Akun Media Sosial Homeless Media dalam…

3 minggu ago

ULM Terapkan Larangan Plastik Sekali Pakai Demi Wujudkan Green Campus

Banjarmasin, 30 April 2026 ‒ Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi mengeluarkan Surat Edaran Rektor Nomor…

4 minggu ago