Meriahkan Dies Natalis UNLAM yang ke-55, Pusko Suguhkan Hal-Hal Berbau Korea

Minggu, 29 September 2013, dalam rangka merayakan Dies natalis Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) yang ke 55, Pusko (Pusat studi Korea) yang pada dasarnya merupakan tempat untuk  belajar bahasa korea bagi mahasiswa unlam inipun tak mau ketinggalan. Mereka membuka stand khusus yang menyuguhkan berbagai macam pernak-pernik dan penampilan yang berbau korea. Adapun, di stand tersebut terdapat berbagai macam pernak pernik dari Korea, buku-buku cerita bahasa korea, pin korea, buku memasak bahasa korea, tester kimchi gratis, rattaki (ramyun otak-otak yang menggunakan gochujang (고추장/ saus korea), dan lain-lain.

Selain ada aksesoris dan makanan khas korea,Pusko juga menampilkan icon penari kipas, dan penabuh sugo. Adapun, untuk pertunjukkan,  mereka menyuguhkan buchaechum ( 부채춤/ tari kipas), menyanyikan lagu selamat ulang tahun dengan bahasa korea, arirang (아리랑) lagu korea yang dibantu dengan alat musik korea. Sebenarnya, mereka juga akan menampilkancover dance dari lagunya Crayon Pop yang berjudul bar bar bar. Namun, karena keterbatasan waktu yang dimiliki, mereka tidak sempat menampilkannya.

Ditemui kru kinday, Rizki khairunnisa yang merupakan ketua pelaksana dari bazar Pusko ini mengatakan bahwa mereka mendapatkan kabar sejak 3 minggu yang lalu. Kemudian mereka langsung membentuk susunan kepanitiaan. Sejak itu juga mereka terus berlatih dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang untuk menampilkan yang tertbaik.
       Melihat stand mereka yang penuh dengan orang-orang, Rizki mengaku senang. Dia juga mengatakan dengan adanya hanbok icon itu dapat membuat para pengunjung berdatangan.selain itu, sebagian orang, juga berdatangan untuk mencicipi kimchi yang belum pernah mereka nikmati. Setelah selesainya acara ini, dia berharap kedepannya Pusko bisa menjadi lebih baik.
      Salah seorang pengunjung yaitu Fitri mahasiswi semestar 5 FKIP UNLAM ini mengatakan, ia sangat senang memakan kimchi yang menurutnya enak. Dimana, rasanya itu merupakan perpaduan antara asam, asin dan pedas. Melihat apa yang ditampilkan Pusko, dia meihat kesan bahwa mereka itu sangat kompak antar sesama anggota, penampilannya bagus, dan dia juga mengatakan bahwa fasilitas-fasilitas yang dimiliki Pusko itu bagus. Hanya saja, menurutnya masih banyak mahasiswa yang tidak tahu tentang apa itu Pusko sehingga ia berharap untuk kedepannya Pusko dapat melakukan promosi yang lebih baik lagi.(nh)
                                                                                                                                       

persmakinday

Recent Posts

Sukses Mengabdi di Malaysia, KKN Internasional ULM Hadirkan Program Berdampak bagi Masyarakat FELDA

Malaysia, Mei 2026 — Mahasiswa KKN Internasional Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Angkatan I sukses melaksanakan…

3 minggu ago

Dari Media Kritik ke Media Ancaman: Ketika Aib Mahasiswa Dijadikan Sarana Pemerasan

Dari media kritik yang kini menjadi media ancaman: pemerasan terhadap mahasiswa

1 bulan ago

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara: Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara dalam Rapat Terbuka Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

1 bulan ago

Ketua BEM ULM Akui Kebenaran Isu Mabuk dalam Rapat Terbuka

Banjarmasin, 13 Mei 2026 – “Terkait pernah minum atau tidak, saya akui saya pernah,” ujar…

1 bulan ago

Penguatan Peran Homeless Media dalam Ekosistem Media Lokal di Banjarmasin

Banjarmasin, 11 Mei 2026 – Kegiatan bertema “Penguatan Peran Akun Media Sosial Homeless Media dalam…

1 bulan ago

ULM Terapkan Larangan Plastik Sekali Pakai Demi Wujudkan Green Campus

Banjarmasin, 30 April 2026 ‒ Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi mengeluarkan Surat Edaran Rektor Nomor…

2 bulan ago