Female

INI JAWABAN MENDIKBUD TERHADAP TAGAR #MendikbudDicariMahasiswa

Dua hari lalu Twitter sempat diramaikan oleh tagar #mendikbuddicarimahasiswa. Tagar tersebut hadir sebagai bentuk kegelisahan mahasiswa terhadap kondisi pandemi yang mulai menyerang aspek ekonomi, yang kemungkinan besar menjadikan mereka tak dapat membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal). Tagar itu juga mewakili keinginan mahasiswa agar biaya UKT digratiskan dalam kondisi yang–sangat krisis saat ini. Mereka menanti-nanti tanggapan Mendikbud terhadap hal tersebut. Lalu, pada hari ini Kamis (14/06), @Kemdikbud_RI melalui @Ditjendikti (via Twitter) memberi jawaban atas kegelisahan mahasiswa itu.

Ada beberapa skema/poin yang disampaikan terutama bagi mahasiswa yang terdampak pandemi, yaitu:

1. Mahasiswa dapat Mengajukan Penundaan Pembayaran UKT
Bagi mahasiswa atau orangtuanya yang terdampak pandemi seperti terkena PHK, dapat menunda pembayaran UKT sampai dapat bekerja kembali hingga akhirnya mampu membayar UKT.

2. Mahasiswa dapat Menyicil Pembayaran UKT
Cicilan yang dilakukan dapat dimulai dari besaran 25%, lalu 50%, dan terakhir 25% sebagai tahap pelunasan.

3. Mahasiswa dapat Melakukan Penurunan UKT
Maksud dari penurunan UKT ialah penurunan level pembayaran UKT. Umumnya, ada 5 level UKT di tiap-tiap Universitas. Mahasiswa yang terdampak pandemi di level 5 misalnya, dapat menurunkan level UKT menjadi level 4 atau bahkan level 3, tergantung kemampuan orang tua dalam membayar biaya UKT.

4. Mahasiswa yang Terdampak Pandemi dapat Mengajukan Beasiswa jika Ia Memang Berhak Menerimanya. Contohnya adalah ketika keluarganya mengalami kebangkrutan dan jatuh miskin sehingga tidak dapat membiayai kuliah.

Berdasarkan empat poin di atas, diharapkan mahasiswa terhindar dari putus kuliah. Selain itu, sebelumnya pemerintah meyakinkan bahwa tidak ada kenaikan UKT. Pemerintah juga menyediakan 400 ribu Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) bagi mahasiswa PTN dan PTS. Menurut penuturan Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.DV selaku Plt Dirjendikti, jumlah kuota KIPK 4 kali lipat lebih banyak dibanding kuota beasiswa Bidik Misi tahun lalu yang berjumlah 137 ribu.

(Anggi)

persmakinday

Recent Posts

Mahasiswa Berprestasi ULM Terima Penganugerahan, Kampus Perkuat Pembinaan Talenta Menuju Ajang Nasional

Banjarmasin, 30 Juni 2026 – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menganugerahkan penghargaan kepada mahasiswa yang meraih…

3 minggu ago

Mahasiswa ULM Raih Juara 1 Best Branding Concept pada Kompetisi Bisnis Internasional di Malaysia

Mahasiswa ULM Raih Juara 1 Best Branding Concept, Malaysia

3 minggu ago

REFORMATI INDONESIA: JILID 1

Aksi Reformati Indonesia

1 bulan ago

Sukses Mengabdi di Malaysia, KKN Internasional ULM Hadirkan Program Berdampak bagi Masyarakat FELDA

Malaysia, Mei 2026 — Mahasiswa KKN Internasional Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Angkatan I sukses melaksanakan…

2 bulan ago

Dari Media Kritik ke Media Ancaman: Ketika Aib Mahasiswa Dijadikan Sarana Pemerasan

Dari media kritik yang kini menjadi media ancaman: pemerasan terhadap mahasiswa

2 bulan ago

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara: Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara dalam Rapat Terbuka Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

2 bulan ago