Persmakinday – Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, dengan lebih dari 250 juta penduduk tentu membawa banyak problematikanya sendiri. Salah satunya adalah permasalahan sampah yang masih belum bisa terselesaikan hingga saat ini.
Dilansir dari Indonesia.go.id, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan bahwa pada 2020 total produksi sampah nasional telah mencapai 67,8 juta ton. Berarti ada sekitar 185.753 ton sampah setiap harinya yang dihasilkan seluruh penduduk Indonesia. Bahkan jika dilihat perindividu, setiap penduduk memproduksi sekitar 0,68 kilogram sampah setiap harinya. Angka yang sungguh besar bukan?
Padahal selama 2020 aktivitas kita lebih banyak dilakukan di rumah. Tentu fakta ini sangat memprihatinkan, jika dibiarkan bukan tidak mungkin sampah-sampah ini merusak dan mencemari lingkungan hidup kita. Seperti pepatah mengatakan, “senjata makan tuan.”
Lalu, apa yang bisa kita lakukan? Jelas kita tidak punya power yang kuat mengubah kebijakan. Nah, salah satunya bisa dengan melakukan beberapa hal ini loh!
Plastik merupakan salah satu jenis sampah yang paling sering ditemui, namun plastik juga sulit terurai secara alami di alam. Bahkan perlu waktu yang sangat lama untuk terurai. Dengan mengurangi penggunaan plastic tentu akan mengurangi jumlah sampah yang ada di lingkungan.
Misal, kamu sedang ingin membeli kopi di kedai kopi kekinian langgananmu. Maka bawalah botol minummu sendiri. Jika kamu ingin membeli makanan, bawalah kotak makanmu sendiri.
Kita juga bisa mendaur ulang sampah juga ya, contohnya saja membuat Ecobrick, membuat kerajinan berbahan baku sampah memang umum dilakukan. Namun kadang daya guna dan desainnya kurang menarik sehingga tidak menarik minat banyak orang. Nah, dengan membuat Ecobrick kamu bisa membuat sampah menjadi banyak hal yang berdaya guna, seperti membuat rumah atau furniture lainnya.
Ya, memperbanyak ilmu membuat wawasan kita menjadi lebih luas. Dengan begitu kita akan lebih terbuka dengan inovasi pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama, ayo mulai dari tindakan-tindakan sederhana dan mulai dari diri kita.
Oleh : SA
Malaysia, Mei 2026 — Mahasiswa KKN Internasional Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Angkatan I sukses melaksanakan…
Dari media kritik yang kini menjadi media ancaman: pemerasan terhadap mahasiswa
Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara dalam Rapat Terbuka Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual
Banjarmasin, 13 Mei 2026 – “Terkait pernah minum atau tidak, saya akui saya pernah,” ujar…
Banjarmasin, 11 Mei 2026 – Kegiatan bertema “Penguatan Peran Akun Media Sosial Homeless Media dalam…
Banjarmasin, 30 April 2026 ‒ Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi mengeluarkan Surat Edaran Rektor Nomor…