Categories: Catatan Khusus

Penyerangan Terhadap Reporter LPM Progress: HMI ULM Banjarmasin Buka Suara

PERSMAKINDAY.COM–Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) dari berbagai daerah memberikan pernyataan sikap terkait kasus penyerangan terhadap Reporter LPM Progress UNINDRA. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin pun turut memberi tanggapan.

Tindakan Brutal yang dilakukan oleh oknum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Persiapan FTMIPA UNINDRA terhadap Jurnalis LPM Progress UNINDRA tidak bisa dibenarkan, terlepas dari permasalahan yang menyebabkan hal tersebut. Kejadian ini cukup menghebohkan di kalangan Pers Mahasiswa di Indonesia.

Untuk Kronologi Penyerangan terhadap reporter LPM Progress bisa dilihat selengkapnya di Kronologi Penyerangan Reporter LPM Progress UNINDRA

HMI dari berbagai daerah juga tidak luput memberikan perhatian terhadap kasus ini. Muhammad Yogi Firdaus, selaku Ketua Umum HMI Komisariat ULM Banjarmasin melalui wawancara khusus kepada redaksi Kinday, memberikan tanggapannya terhadap kasus ini, pada Selasa (24/03/2020).

“Terkait HMI mendorong DPR sahkan Omnibus Law itu sebenarnya tidak mewakili opini Himpunan secara keseluruhan, bisa dilihat bahwa itu hanya opini dari Komisariat mereka. Namun, terlepas dari apa pun opini mereka, tidak ada yang salah dalam memberikan pendapat, dan juga terkait berita dari LPM Progress pun tidak salah karena juga merupakan opini. Hanya saja, mungkin redaksi berita dari LPM Progress menyinggung Kader dari HMI tersebut,” ujarnya.

Yogi menyatakan bahwa HMI Komisariat FTMIPA yang meminta pertanggungjawaban terhadap berita dari LPM Progress sebenarnya tidak salah, tetapi cara mereka dengan melakukan kekerasan fisik serta pengancaman itulah yang tidak bisa dibenarkan. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa kekerasan yang dilakukan oleh Oknum HMI adalah murni kesalahan dari Oknum, bukan dari Himpunan secara keseluruhan.

Yogi berharap kejadian ini tidak menimbulkan perselisihan atau saling menyalahkan antara HMI dan Persma secara keseluruhan, karena perbuatan ini hanyalah semata-mata dari oknum. Juga diharapkannya agar tidak ada lagi kejadian seperti ini di kemudian hari, yang bisa menyebabkan kerenggangan antara Pers Mahasiswa dan Organisasi Mahasiswa.

Penulis: Noviani

persmakinday

Recent Posts

Sukses Mengabdi di Malaysia, KKN Internasional ULM Hadirkan Program Berdampak bagi Masyarakat FELDA

Malaysia, Mei 2026 — Mahasiswa KKN Internasional Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Angkatan I sukses melaksanakan…

7 hari ago

Dari Media Kritik ke Media Ancaman: Ketika Aib Mahasiswa Dijadikan Sarana Pemerasan

Dari media kritik yang kini menjadi media ancaman: pemerasan terhadap mahasiswa

3 minggu ago

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara: Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

Ketua BEM Dinonaktifkan Sementara dalam Rapat Terbuka Dugaan Kasus Mabuk dan Kekerasan Seksual

3 minggu ago

Ketua BEM ULM Akui Kebenaran Isu Mabuk dalam Rapat Terbuka

Banjarmasin, 13 Mei 2026 – “Terkait pernah minum atau tidak, saya akui saya pernah,” ujar…

3 minggu ago

Penguatan Peran Homeless Media dalam Ekosistem Media Lokal di Banjarmasin

Banjarmasin, 11 Mei 2026 – Kegiatan bertema “Penguatan Peran Akun Media Sosial Homeless Media dalam…

3 minggu ago

ULM Terapkan Larangan Plastik Sekali Pakai Demi Wujudkan Green Campus

Banjarmasin, 30 April 2026 ‒ Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi mengeluarkan Surat Edaran Rektor Nomor…

4 minggu ago